PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Farmakologi, Neurosains, Botani Medis

Alkaloid Belladonna

belladonna alkaloid

Ringkasan Singkat

Alkaloid belladonna adalah zat apa pun yang diperoleh dari semak Atropa belladonna, yang dikenal karena efeknya pada detak jantung, sekresi saliva, dan fungsi tubuh lainnya, dengan atropin dan skopolamin sebagai contoh terbaik.

Alkaloid belladonna adalah kelompok senyawa kimia alami yang sangat aktif secara farmakologis, diperoleh dari semak Atropa belladonna, yang juga dikenal sebagai belladonna atau deadly nightshade.

Tanaman ini telah dikenal dan digunakan sejak zaman kuno sebagai racun (nama genusnya berasal dari Atropos, salah satu Fates mitologis yang memotong benang kehidupan) dan dalam pengobatan tradisional. Farmakologinya tidak diketahui sampai tahun 1860-an, ketika ditemukan bahwa senyawa ini mempengaruhi berbagai fungsi tubuh, termasuk detak jantung, sekresi saliva, dan diameter pupil, dengan memblokir reseptor asetilkolin muskarinik. Atropin dan skopolamin adalah contoh alkaloid belladonna yang paling terkenal, digunakan dalam berbagai aplikasi medis, termasuk untuk melebarkan pupil mata, mengurangi kejang, dan sebagai obat anti-mabuk perjalanan.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology. (n.d.). Belladonna alkaloid. Retrieved from https://dictionary.apa.org/belladonna-alkaloid
  • Brunton, L. L., Knollmann, B. C., & Randa, B. A. (Eds.). (2018). Goodman & Gilman's The Pharmacological Basis of Therapeutics (13th ed.). McGraw-Hill Education.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback